Feeds:
Posts
Comments

Deretan angka yang cantik bukan ? Hehehe, maksa banget yak. It’sok guys, nothing problem. Tapi mungkin memang benar, buktinya banyak sekali orang-orang pada hari itu berjubel dan saling merayakannya. Mungkin dihari ini ada yang menjadikan sebagai hari jadi pasangannya, hari memulai hidup baru, hari merencanakan planning baru dan masih banyak lagi. Mungkin karena hari tersebut mudah diingat dan dihitung perjalanannya. Mungkin saja, ada yang maksa biar punya anak hari itu juga. Mungkin lho, hehee

 

Dulu, ketika tanggal 09.09.09 pernah dapat sms ato message di inbox facebook dari salah satu teman saya bahwa katanya kamu beruntung dapat nomor cantik pas ulang tahun. Mungkin tidak bisa terulang lagi, kata teman saya. Memangnya keberuntungan berdasarkan nomor yang cantik ya ? Bukan kan, hehehe.

 

Tetapi kenapa saya bahas tanggal diatas, bahkan saya jadikan sebagai ‘judul’ dalam note saya.Jawaban saya adalah hari untuk kebangkitan. Heheee, maksa banget ya ? Tapi ini minimal buat memaksimalkan biar saya harus menghandle target-target yang saya tulis.

 

Saya pikir, sekarang adalah waktunya bagi saya untuk muhasabah, mengoreksi kesalahan-kesalahan yang telah lalu, bukan menyesali tapi mengoreksinya sebagai pelajaran. Juga waktu yang tepat untuk mendefisikan tujuan hidup alias menetapkan rencana-rencana baru dan strategi untuk menggapainya.Anda mau tahu rencana hidup saya, setidaknya 5 tahun kedepan atau lebih cepat lebih baik ? Baikklah saya akan berbagi dengan Anda semua, ini daftarnya :

 

1. Freedom Financial pada 2013 atau lebih cepat.

2. Rumah Idaman bagi orang tua pada 2011 ato lebih cepat.

3. Menikah dengan wanita idaman bagi saya pada 2012 ato lebih cepat lebih baik.

4. Menjadi entrepeuner milliarder pada 2013 ato lebih cepat.

5. Bisa Umroh dan Haji bersama keluarga pada 2014 ato lebih cepat.

6. Bisa sedekah 500 juta pada 2015 ato lebih cepat dari hasil usaha sendiri.

 

Itulah sebagian yang bisa saya share dengan Anda, sahabat-sahabat saya semua, diluar resolusi moral yang saya tetapkan, kalau hal ini rasanya tidak etis jika saya sampaikan..

 

Mungkin sebagian anda bertanya kenapa saya share sedemikian atau malah mungkin ada yang berkomentar, norak amat sih! Tapi apapun tanggapan Anda, sebenarnya ini adalah wujud kerendahan hati saya untuk memohon doa dari Anda, sahabat-sahabat terbaik saya, karena seperti apapun bagus dan sempurnanya rencana, semua tidak akan berarti apa-apa tanpa ijin Allah SWT, Dzat yang Maha Sempurna dan Maha Kuasa.

 

Doakan saya senantiasa sehat agar bisa mewujudkan mimpi dan cita-cita saya tersebut. Doakan saya agar tetap istiqomah dalam usaha saya menjadi manusia yang bermanfaat bagi Anda semua dan tentunya –mengutip kata2 Kiai Dahlan dalam film sang Pencerah- menjadi yang terbaik di mata Allah.

Salam Fighter !
Let’s DO IT !!!

Maryono, Cikarang 31122010

Sahabat, sejuta mimpi dan harapan dalam kehidupan kita. Banyak orang yang ingin kaya, sukses, berhasil di dunia dan akherat tetapi mereka jarang mau berusaha. Bagaimana mungkin itu semua bisa terjadi tanpa doa yang selalu diiringi keyakinan yang optimis dan selalu berikhtiar. Tapi kita harus mengkaji ulang salah satu firman Allah Swt,

Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (Surah. Al Baqarah:216)”

Ya, setelah kita berusaha melakukan yang terbaik untuk meraih apa yang kita inginkan belum tentu semuanya tercapai. Tawakkal adalah kuncinya. Hasil itu Allah swt yang Memiliki, itu sudah menjadi hak prerogative Dia, kita hanya diwajibkan untuk melakukan 3 hal, berdoa, optimis dan ikhtiar. Kita jangan melihat hasil, kita serahkan pada Allah swt.

Sahabat, Alhamdulillah sudah puluhan tahun penulis menjalani hidup ini. Ada sesuatu yang membekas dalam diri penulis, dan sedikit demi sedikit akan penulis coba untuk menuliskan tentang kekuatan sebuah titik balik atau titik terendah. The Power of Zero.  Inilah yang penulis rasakan, betapa syukurnya atas semua yang telah terjadi pada diri penulis. Memang saat itu, semua kejadian belum terasa hikmahnya. Dan sekarang penulis merasakan hikmah semua itu. Inilah titik-titik balik itu :

  1. Panti Asuhan
  2. Sekretaris
  3. Diksar pecinta alam
  4. Merantau
  5. Ujian yang jamaah.

Itulah 5 titik balik yang pernah penulis alami. Point-point diatas memang aneh, jika ada kesempatan semuanya akan penulis jabarkan satu persatu. Penulis berharap dengan tulisan ini, penulis bisa menjadi lebih baik dalam hidup ini. Pada intinya penulis akan terus mengoreksi, muhasabah tentang diri penulis, bukan berarti mengungkit sesuatu yang telah terjadi untuk disesali.

Panti Asuhan, siapa yang yang mau tinggal disini, siapa yang mau dirinya dicap sebagai anak “panti”, siapa yang mau berpisah dengan orang tua, siapa yang mau, siapa yang mau ? hampir semua orang menjawabnya dengan geleng kepala. Tidak . Penulis yakin itu. Mungkin hanya penulislah yang merelakan diri, memajukan diri dan menawarkan diri untuk tinggal disana. Bukan salah orang tua penulis dan bukan ajakan orang lain untuk tinggal disana. Ini semua karena penulis ingin selalu berbeda dengan teman sebaya penulis, karena setahu penulis semua teman di kampung hidup dengan serba terpenuhi. Semua aktivitas sehari-hari orang tua mereka mendukungnya, sekolah diantar , ditunggu dan dijemput. Luar biasa mereka. Penulis belum merasakan itu semua, sesekali orang tua penulis datang kesekolahan pun waktu itu hanya memenuhi panggilan sekolah untuk pembayaran. Hehehe …

Akhirnya, suatu hari main ke rumah nenek, ada salah satu ibu pengurus panti mendekati penulis. Dan beliau tanya kepada penulis mau sekolah lagi nggak ? penulis jawab dengan semangat, iya. Sampai di rumah kepikiran terus, penulis mendatangi lagi beliau ke rumahnya dan akhirnya penulis menawarkan diri untuk tinggal di panti tanpa sepengetahuan ibu penulis. Semenjak kelas 3 SD, penulis mulai memasuki dunia yang benar-benar berbeda. Mungkin, seumuran penulis waktu itu semua urusan pribadi mulai dari nyuci, nyetrika, nyapu, bahkan mandi masih dibantu orang tua. Disini berbanding terbalik, semua aktivitas dilakukan sendiri. Awalnya, sangat berat sekali tetapi ini konsekwensi  tinggal di panti karena pengin sekolah tanpa beban biaya.

Alhamdulillah panti asuhan mendidik penulis menjadi lebih mandiri dari sebelumnya. Sebuah perubahan besar bagi penulis waktu itu. Belajarpun mulai tenang tanpa mikir biaya. Tidurpun tenang tanpa mikir nanti mau makan apa, semuanya sudah terpenuhi. Dan waktu itu penulis benar-benar merasakan surga dunia sementara. Sebuah kekuatan besar untuk direnungi, ternyata dari sini kehidupan penulis berubah total. Mungkin masih banyak pengalaman yang belum bisa penulis tulisankan dalam artikel ini. It’s amazing, the power of zero.



– to be continue …

Maryono, 16092010 Cikarang

Kalau saya meng-iklankan training saya begini, kira-kira anda tertarik tidak? : “menjadi GENIUS dalam dua hari!”
Kemudian training saya akan dipenuhi oleh anak-anak dari orang tua yang menginginkan hasil GENIUS dalam waktu instan.

Pada waktu Bill Gates tidak lulus dalam sekolahnya dan hanya bermain-main dengan elektronik dan sandi-sandi tertentu di ruang bawah tanah rumahnya, siapa yang memberi julukan bahwa Bill Gates anak Genius? Tidak ada! Dalam waktu yang tidak singkat, melalui eksperimen-eksperimen sandi-sandi bahasa digital, akhirnya dia menemukan software computer yang dipakai hampir semua manusia di bumi ini. Setelah itu banyak orang yang menjuluki bahwa Bill Gates adalah manusia GENIUS.

Pada saat Thomas Alfa Edison dikeluarkan dari sekolah dasarnya dan kemudian dibimbing sendiri oleh ibunya dirumah karena tidak ada sekolah yang mau menerima dia, siapa yang saat itu menjuluki bahwa Thomas adalah anak GENIUS? Tidak ada! Kemudian setelah Thomas hampir puluhan kali melakukan eksperimen kemudian menemukan formula untuk bola lampu dan dipakai oleh seluruh manusia di bumi ini, barulah kita memanggil bahwa Thomas adalah manusia GENIUS.

Apakah GENIUS dikaitkan dengan angka akademik di sekolah anak anda? Apakah genius dikaitkan dengan selalu bisanya sang anak mengerjakan ujian dengan nilai di atas rata-rata? Atau hanya angka akademik dan bisanya sang anak mengerjakan ujian tersebut yang dikejar oleh para orang tua?

Lalu apakah GENIUS itu ada di salah satu belahan otak anda? Dimanakah letaknya makhluk yang namanya genius itu di dalam otak anda?

Otak kiri kita mengendalikan wilayah yang bersifat logis dan matematis, sementara otak kanan kanan kita mengendalikan wilayah yang berhubungan dengan kreatifitas dan perasaan. Ada otak tengah yang merupakan ‘penghubung’ antara otak besar dan otak kecil. Otak tengah hanyalah ‘penghubung’ sehingga tidak terdapat kecerdasan di sana. Namun sebagai penghubung inipun fungsinya haruslah baik sehingga aktifitas otak dapat diteruskan dari otak besar ke otak kecil sehingga semua respon dapat diteruskan ke seluruh sel tubuh.

Apakah ada salah satu bagian dari otak kita yang tidak aktif?
Seluruh bagian dari otak kita sudah AKTIF ! Apabila tidak, sudah tentu kita akan mempunyai kekurangan dalam perkembangan aktifitas kita. Yang perlu dilakukan hanyalah melatih ‘respon’ baik itu otak kiri maupun otak kanan.
Sebagai contoh apabila anak kita terlihat terlalu logis dan kurang memperhatikan perasaan orang lain, maka hal tersebut bukan berarti bahwa otak kanannya tidak aktif, namun perlu dilatih untuk menangkap respon-respon emotional dan mengeluarkan perasaannya. Begitu pula sebaliknya apabila anak kita terlihat terlalu perasa dan mengabaikan aspek-aspek logika, maka otak kiri perlu dilatih responnya terhadap hal-hal yang bersifat logika.

Bagaimana dengan otak tengah? Apa tolok ukur apabila ‘penghubung’ ini bekerja dengan baik? Lihatlah respon-respon motorik di dalam diri seseorang. Apabila seluruh respon tersebut bagus dan tidak terdapat gangguan terhadap respon motorik seseorang, maka otak tengah bekerja dengan bagus.

Saya akan bicara tentang sedikit rahasia:
Ada mata ketiga manusia dan ini benar-benar mata ketiga. Hanya saja karena tempatnya sudah tersembunyi dan ditutupi oleh tengkorak kita, maka tidak terlihat dari luar. Namun ini bukanlah otak dan bukan salah satu bagian dari otak.
Manusia sebenarnya mempunyai tiga mata. Yang kedua mata ada diluar dan terlihat, sedangkan mata yang satu lagi tersembunyi. Letaknya adalah berada di tengah-tengah antara kedua mata kita.
Apabila anda tarik garis lurus dari pertengahan kedua mata anda dan dari ubun-ubun anda, bertemunya kedua garis yang anda tarik itulah tempatnya mata ketiga manusia. Mata ketiga ini sangat peka terhadap cahaya, bahkan bisa menangkap ‘foton’ yaitu bagian dari electron yang memancar. Karena dia sangat peka terhadap cahaya, maka mata ini kadangkala bisa menangkap cahaya-cahaya yang sangat halus, loncatan-loncatan gelombang yang halus yang tidak bisa ditangkap oleh kedua mata di luar yang hanya bisa menangkap gambar dengan jarak 180 derajad

Melalui kisah nyata yang dipaparkan oleh Rostbang Rampa melalui bukunya Mata Ketiga, ketika dia menjelajahi pegunungan Himalaya, dia bertemu dengan suatu komunitas yang mengaktifkan respon mata ketiga ini dengan cara di operasi syaraf di sana. Sehingga komunitas tersebut kepekaannya terhadap cahaya-cahaya dan gelombang yang halus meningkat seperti fungsi ke dua mata, yaitu dapat setiap saat melihat cahaya dan gelombang halus tersebut.

Saya kembali kepada GENIUS.
Genius tidak ada urusannya dengan mata kegita tersebut. Tidak ada urusannya dengan bagian otak anda.
Genius adalah sebuah KARYA, genius adalah TINDAKAN NYATA yang berguna.

Kita bisa membuat pelatihan untuk generasi baru, untuk anak-anak, bahkan untuk dewasa. Sebuah pelatihan untuk melatih ke-stabilan dan keseimbangan emosi. Mengapa itu yang penting? Hanya dari emosi yang stabil dan seimbang itulah maka seluruh zat ‘NEURO TRANSMITER’ otak berfungsi. Bila zat neuro transmitter ini aktif, maka ia akan memicu terjadinya KREATIFITAS. Dari kreatifitas inilah akan dihasilkan karya yang menjadikan seseorang menyandang label ‘GENIUS’

Apabila anda adalah termasuk orang ‘genius’ tersebut, maka hasilkanlah karya untuk Indonesia! Hasilkanlah karya yang berguna untuk kemajuan, kemudahan dan kenyamanan kita. Karya-karya yang original dan kreatif itulah GENIUS anda.

Salam cerdas Indonesia!

Agung webe – recollectionist
http://www.sakraindonesia.com/

ROROJONGRANG ‘CODE’

Kisah Rorojongrang merupakan legenda yang menjadi cerita ‘mistik’ tentang pembangunan 1000 candi dalam satu malam. Di sebelah selatan area candi prambanan ( dimana terdapat 1000 candi tersebut ) ada area bukit tempat situs peninggalan keraton BOKO, yaitu kerajaan dimana Rorojongrang bersemayam.

Cerita ini menarik, karena pertanyaan orang modern adalah
“Benarkah ada pembangungan 1000 candi dalam satu malam?”
Siapakah nama asli rorojongrang?
Siapakah prabu Boko?
Dan siapakah Bandung Bondowoso?

Cerita ini berkembang pada dinasti Mataram dan memang diciptakan oleh seorang ‘scientist’ pikiran dari Mataram, yaitu Ki Ageng Pemahanan ( beliau juga yang menciptakan cerita Nyi Roro Kidul untuk membangun preposition bagi Panembahan Senopati )

Kembali kepada Rorojongrang,
Dalam literatur Jawa, ada yang disebut sebagai Tembung ANDHUPARA, yaitu cerita-cerita yang dipercayai terjadi padahal tidak pernah terjadi. Kenapa diciptakan ANDHUPARA ini? Semata-mata untuk menutupi keburukan sejarah dan menyampaikan pelajaran penting yang belum bisa diterima pada jaman tersebut.
Banyak sekali contoh hal ini, beberapa diantaranya adalah: Ki Ageng Selo menangkap halilintar, Jaka Tingkir mengalahkan buaya dan mengendarainya, Panembahan Senopati meminum air kelapa yang menyebabkan dia menjadi Raja, Kawinnya Panembahan Senopati dengan Nyi Roro Kidul, dan masih banyak lagi.

Kita akan melihat cerita Rorojongrang dari beberapa sudut, salah satunya nanti adalah sisi ‘scientist’ dari Ki Ageng Pemanahan untuk menyampaikan ‘Law of Attractions’ dan bahayanya.

Saya akan mengulangi cerita dari sisi legenda agar kita dapat mengetahui alur cerita Rorojongrang yang beredar di umum:
Pada Jaman itu terdapat dua kerjaan besar, yaitu kerajaan PENGGING dan kerajaan BOKO. Kerajaan Pengging di pimpin oleh Prabu Damar Maya yang mempunyai seorang putra bernama Bandung Bondowoso.
Sementara kerajaan BOKO dipimpin oleh raksasa kejam yang mempunyai puteri cantik bernama Rorojongrang.
Alkisah kerajaan BOKO menaklukan PENGGING.
Bandung Bondowoso sebagai putera mahkota yang sakti mandraguna tidak tinggal diam dan berhasil mengalahkan raja BOKO. Pada saat Bandung Bondowoso hendak mengambil alih kerajaan BOKO, ia melihat puteri sangat cantik, yaitu Rorojongrang. Bandung Bondowoso luluh hatinya dan hendak menjadikan Rorojongrang sebagai seorang istri. Rorojongrang mengajukan syarat untuk menolak secara halus, yaitu harus dibangunkan 1000 candi dalam satu malam.

Dengan kesaktiannya, Bandung Bondowoso berhasil membangun 999 candi. Saat itu juga Rorojongrang tidak ingin pekerjaan Bandung Bondowoso selesai. Ia tahu kelemahan kekuatan Bandung Bondowoso adalah keramaian dan pagi hari. Rorojongrang kemudian membuat suasana seolah-olah pagi sehingga kekuatan Bandung Bondowoso hilang.
Karena tahu kecurangan Rorojongrang maka Bandung Bondowoso marah dan mengutuk Rorojongrang menjadi candi yang ke 1000

Sekarang kita lihat dibalik legenda dengan Tembung ANDHUPARA tersebut:
Legenda tersebut menyamarkan perebutan kekuasan dua wangsa besar, yaitu wangsa Syailendra dan wangsa Sanjaya untuk berkuasa di Jawa Tengah.
Prabu BOKO adalah metafora dari Raja Samaratungga dari wangsa Syailendra. Sedangkan Bandung Bondowoso adalah metafora dari Rakai Pikatan dari wangsa Sanjaya. Dan Rorojongrang sendiri adalah metafora dari Pramodhawardani, yaitu istri dari Rakai Pikatan yang merupakan anak dari Samaratungga.
Ini adalah perebutan kekuasan keluarga, antara menantu dan ayah mantu yang akhirnya mengakhiri kekuasaan wangsa Syailendra ( yang membangun candi Borobudur ) dan digantikan oleh wangsa Sanjaya.

Sekarang kita juga melihat apa yang mau disampaikan oleh Ki Ageng Pemanahan:
Disini ada ‘triangle’, yaitu Prabu BOKO, Bandung Bondowoso, dan Rorojongrang.
Prabu Boko yang dilambangkan Raksasa adalah wujud dari FISIK manusia.
Bandung Bondowoso yang dilambangkan sakti mandraguna adalah wujud dari PIKIRAN manusia.
Rorojongrang yang dilambangkan cantik jelita adalah KEINGINAN manusia.

Bandung Bondowoso mengalahkan Prabu Boko adalah bahwa PIKIRAN dapat mengatasi kelemahan FISIK, atau PIKIRAN dapat mengalahkan FISIK. Namun PIKIRAN dapat kalah oleh KEINGINAN yang tak terkendali ( Bandung Bondowoso diperdaya oleh Rorojongrang )

Pada saat Bandung Bondowoso dapat membangun 1000 candi salam satu malam, yang menggerakkan adalah KEINGINAN. Terdapatnya kelemahan kekuatannya, yaitu bunyi-bunyian dan terbitnya matahari melambangkan FOKUS yang harus terjadi.
PIKIRAN dapat mewujudkan KEINGINAN dengan adanya FOKUS yang kuat ( law of attraction )

Namun FOKUS yang kuat inipun dapat membunuh KEINGINAN itu sendiri, apabila NIAT awal dari PIKIRAN adalah memenuhi KEINGINAN ( niat awal Bandung Bondowoso adalah memperistri Rorojongrang ). Karena KEINGINGAN itu memperdaya, licik, dan bisa menipu PIKIRAN itu sendiri dengan menciptakan berbagai macam ilusi pikiran.
Kembalilah kepada KEBUTUHAN ( yaitu Bandung Bondowoso menaklukan kerajaan BOKO ), bukan menuruti KEINGINAN ( yaitu memperistri Rorojongrang yang tiba-tiba muncul pada saat melihat pertama kalinya )

Dengan demikian, apa yang mau disampaikan oleh scientist Mataram, Ki Ageng Pemanahan adalah: Gunakan ‘law of Attraction’ untuk memenuhi KEBUTUHAN, bukan memenuhi KEINGINAN kita.

Salam cerdas Indonesia
Agung webe – recollectionist
http://www.sakraindonesia.com/

Kalah Sebelum Bertanding

Di zaman Imam Ahmad, sekelompok orang atheis berusaha mengacaukan keimanan umat perihal adanya tuhan.Kata mereka, alam semesta terjadi dengan proses sendirinya. Tanpa campur tangan Zat Maha Tinggi (Allah). Alhasil manusia tidak perlu menyembah Tuhan, sesuatu yang sebenarnya tidak ada, begitu nalar mereka. Hingga datang tantangan berdebat dari seorang alim yang sangat sederhana yang tak lain adalah Imam Ahmad bin Hanbal. Penampilannya sekilas tak menunjukkan bahwa ia seorang ulama yang berilmu tinggi, namun kaum atheis tetap bersedia menerima tantangan berdebat. Syaratnya harus diselenggarakan pada forum terbuka, dihadiri banyak orang. Dipilihlah waktu dan tempat yang disetujui bersama. Pada hari H, Imam Ahmad datang terlambat. Tentu saja ia dicaci maki oleh kelompok atheis dan penonton yang kesal menunggu. “Sabar, sabar beri aku kesempatan menjelaskan sebab keterlambatan ini,” ujarnya tenang. Walau masih menggerutu, mereka menahan suara. “Begini, perlu kalian ketahui bahwa saya tinggal di pinggiran kota. Antara kita dipisahkan sebuah sungai yang cukup lebar. Continue Reading »

Habis Sholat Isya ,seorang Gadis kecil mendatangi kepada ayahnya yang belum selesai sholat sunnah.Setelah mengucapkan salam, Sang ayah menatap anaknya.
” ada Apa Nak ? ”
“Apakah kita bisa hidup tidak berdosa selama hidup kita?”.
Continue Reading »

Pengorbanan Seorang Suami

Kisah Nyata:
Selasa malam (1 Februari 2005), Setelah hujan lebat mengguyur Jakarta, gerimis masih turun. Saya pacu motor dengan cepat dari kantor disekitar Blok-M menuju rumah di Cimanggis-Depok. Kerja penuh seharian membuat saya amat lelah hingga di sekitar daerah Cijantung mata saya sudah benar-benar tidak bisa dibuka lagi. Saya kehilangan konsentrasi dan membuat saya menghentikan motor dan melepas kepenatan di sebuah shelter bis di seberang Mal Cijantung. Saya lihat jam sudah menunjukan pukul 10.25 malam.
Continue Reading »